Mak Nyus, Mak Nyes, Mak Nyos, Mak Nyas……

Juni 14, 2007 at 5:58 pm 1 komentar

Berbarengan dengan makin populernya program TV “Wisata Kuliner” yang diasuh Bondan Winarno, ikut terangkat pula istilah *mak nyus*. Bagi pengguna Bahasa Jawa, istilah mak nyus tentu saja sudah tidak asing lagi. Mak nyus dipakai untuk menggambarkan rasa enak suatu makanan yang ada di dalam mulut.

Artikel “mak” memang banyak dipakai dalam Bahasa Jawa. Artikel itu tidak akan mempunyai makna jika berdiri sendiri. Barangkali, fungsi “mak” dalam Bahasa Jawa ini mirip dengan “ver” dalam Bahasa Jerman. Baik “mak” maupun “ver” baru akan mempunyai makna jika digabung dengan frasa atau kata lainnya. “Versprechen” berbeda artinya dengan “Sprechen”. Kata pertama mempunyai arti “berjanji”, yang kedua, “berbicara”. Dengan didahului artikel “ver”, dalam Bahasa Jerman muncul kata-kata seperti “vertrag”, “verlag”, “vertraulich”, “verboten”, dan lain-lain.

Kata “mak nyus” menggambarkan rasa enak di lidah. Untuk menunjukkan rasa segar, terutama sehabis kepanasan, digunakan “mak nyes”. Pernah merasakan gerah di siang yang terik, dan lantas minum es? wahhh rasanya benar-benar “mak nyes”. Tapi, kalau ada yang mau coba-coba dan berani menempelkan seterika panas ke kulit sendiri, saya berani jamin, rasa panasnya di kulit pasti akan “mak nyos”. Jika Anda tiba-tiba merasa was-was serta takut akan terjadi sesuatu yang tidak baik, itu “mak nyas” namanya.

Kalau ada orang membuka kran, dan airnya mengalir dengan lancar, saya akan bilang airnya “mak cur”. Kalau airnya tersendat, kubilang “mak cret”. Kalau misalnya air itu keluar dari pipa yang bocor, dan lubang bocornya cukup besar, “mak crot” lah namanya. Kukatakan “mak crit” jika air ternyata keluar dari suatu lubang yang kecil. Jika Anda kesemprot adonan kue yang agak kental akibat putaran mixer, itu istilahnya *mak jrot*.

(bersambung ke “Mak Bres, Mak Bret, Mak Pret”, kemudian “Mak Thing, Mak Thung, Mak Dhung”, kemudian ….. nanging nek isih sempet nulis maneh he..he…)

salam

eWa

Entry filed under: Beropini. Tags: , , .

Meng-absen teman-teman Hati-hati

1 Komentar Add your own

  • 1. Ridlo M Fahmi  |  Mei 27, 2008 pukul 3:03 am

    Mak nyuuuuuuuuus..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Juni 2007
M S S R K J S
    Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Most Recent Posts


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.